A. JENIS-JENIS KESALAHAN JARINGAN NIRKABEL
1. Multipath
a. Downfade
Dalam beberapa kasus, sinyal untuk menyiarkan perbandingan (SNR) secara umum sangatlah rendah, di mana sinyal itu sendiri sangat dekat. Penerima tidak mampu dengan jelas menerjemahkan sinyal informasi, menyebabkan data yang diterima tersebut hanya ada yang hilang. Korupsi dari data ini akan menugaskan pemancar untuk mengirimkan kembali data, meningkatkan dan mengurangi throughput pada LAN nirkabel.
Ketika nulling terjadi, melakukan transimisi ulang tidak akan menyelesaikan masalah. Transmitter, Receiver, dan obyek harus dipindahkan. Satu atau lebih diantaranya harus di relokasi untuk menghindari efek dari nulling.
2. Kesalahan Pada Access point
a.Access point nirkabel bekerja dengan lambat dan tidak seperti biasanya
c. Timbul Titik mati (Dead Spot) pada jangkauan sinyal access Point Nirkabel
Pengguna yang berada di lokasi dead spot tidak dapat melakukan koneksi. Hal ini terjadi pada occess point yang menggunakan mode 802.11g Untuk mengatasinya, biasanya digunakan wireless router tambahan atau wireless extender untuk memperkuat serta memperbesar jangkauan sinyal.
d. Rusak atau Tidak Berfungsi Sama Sekali
Penyebabnya, penggunaan access point secara terus menerus selama 24 jam. Sebaiknya mematikan access point ketika tidak sedang digunakan agar peralatan access point tetap awet dan dapat digunakan lebih lama.
e. Pesan Error Koneksi Internet Tidak Dapat Dilakukan,
Masalah ini bisa terjadi karena topologi jaringan yang digunakan tidak tepat Pengguna bisa mengatur ulang topologi jaringan yang digunakan agar mendapatkan lokasi serta posisi yang tepat untuk access point.
f. Sinyal kurang bagus
Salah satu faktor yang menyebabkan sinyal access point nirkabel kurang bagus adalah jangkauan antena yang tidak maksimal. Solusinya adalah bisa mengganti antena pada access point nirkabel dengan jenis antena yang memberikan jangkauan sinyal lebih jauh, atau menggunakan repeater yang berfungsi sebagai perelai dan penyebar sinyal dari AP nirkabel ke komputer klien.
3. Kesalahan Pada Wifi
a. Jaringan WI-FI Tetangga
Sumber gangguan terbesar saat ini adalah jaringan Wi-Fi tetangga. Permasalahan terletak pada, peralatan Wi-Fi paling banyak beredar beroperasi di pita 2.4GHz. Jika user memakai router 2.4GHz juga, jaringan Wi-Fi tetangga dipastikan mengganggu user.
b. Manusia
Tubuh manusia sebagian besar terbuat dari air dengan persentase 45-75%, tergantung usia dan tingkat kebugaran. Air bisa menghambat kecepatan Wi-Fi. Selain itu, kelembaban bisa mempengaruhi kecepatan Wi-Fi juga.
c. Pengaturan Keamanan
Pada beberapa router low end, pengaturan keamanan bisa mempengaruhi kinerja. Beberapa tahun terakhir, WPA (Wireless Protected Access) an protokol WPA2 menggantikan WEP (Wireless Encryption Protocol) tua dan kurang aman. Namun, pada perangkat yang lebih kuat umumnya memiliki hardware yang dirancang khusus untuk WPA dan enkripsi WPA2 Alhasil, protokol keamanan kuat tak memperlambat kecepatan Wi-Fi router high-end.
d. Firmware Lama
Memperbarui firmware router bisa meningkatkan kinerja dan memberi satu atau dua fitur baru Kapanpun ketika router bermasalah, periksa apakah firmware tak bermasalah Terkadang ada sedikit bug dan produsen router telah telah memiliki perbaikannya.
e. Noise/Sinyal Pengganggu
Noise yang merupakan pengganggu yang terberat dalam dunia Wi-Fi. Noise atau interferensi adalah sesama sinyal gelombang radio juga yang beroperasi pada frekuensi, intervol dan area yang sama, akibatnya device client akan mengalami error saat menerjemahkan kode informasi yang sama. Ibaratnya saat kita berbicara dengan teman kita di tempat ramai.
f. Jarak dari sumber Wi-FI
Jarak juga termasuk dalam penyebab gangguan Wi-Fi Sebab apabila kita berada kita berada pada jarak yang dekat dengan sumber Wi-Fi maka, kecepatan transfer data-nya akan semakin meningkat Dan sebaliknya jika kita berada jauh dengan sumber Wi-Fi, kecepatan transfer data-nya berkurang.
B. BACK UP DAN RESTORE
Fungsi backup adalah untuk menyimpan semua konfigurasi dari access point ke dalam komputer dalam bentuk file. Fungsi restore adalah untuk mengembalikan konfigurasi access point yang sudah diubah
1.Gambar dibawah ini adalah contoh dari setting backup dan restore pada access point TP LINK TU W701ND
2. Setelah klik backup, lalu akan muncul kotak dialog untuk menyimpan hasil konfigurasi access point dalam bentuk file Format dari file backup berekstensi (.bin)
3. Untuk melakukan restore, klik tombol pilih file. Lalu pilih file backup setelah itu klik restore
C.UPDATE FIRMWARE
Memperbaruil perangkat lunak serta femware access point harus secara teratur Access point merupakan perangkat lunak yang biasanya menyertai perangkat nirkabel dan akan selalu diperbarui secara reguler oleh vendor peralatan tersebut Beberapa vendor telah menyediakan pembaruan firmware terbaru pada situs web resmi sehingga dapat mengunduh dan melakukan pembaruan dengan lebih mudah Setelah melakukan pembaruan, blasadya perlu mereset peralatan access point untuk mengembalikannya ke nilai defoult.
Upgrade firmware memberikan hasil yang sangat memuaskan, yaitu DHCP server dapat berfungsi dengan baik dan tersedianya fasilitas tambahan/baru yaitu perangkat wireless sekarang fungsinya menjadi tiga jenis:
1. Access Point (fungsi default)
2. Cleni Bodge Mode
3. Repeater Mode
Pada Gambar dibawah ini merupakan update firmware access point TPLINK TL-W701ND, caranya adalah dengan klik mena tab system tools lalu pilih firmware upgrade, setelah berhasil masuk pada halaman tersebut lalu klik tombol Choose Fie dan pilih file update yang sebelumnya sudah diunduh melalui web TPLINK Setelah selesal kik Upgrade, lalu tunggu proses update hingga selesai









Komentar
Posting Komentar